Sondir Tanah: Solusi Untuk Tentukan Jenis Pondasi

Sondir tanah merupakan kegiatan pengukuran tanah yang digunakan untuk mengetahui daya dukung tanah. Kegiatan ini dilakukan oleh jasa sondir tanah. Data yang diperoleh dari hasil uji sondir tersebut dapat dijadikan sebagai salah satu bahan pertimbangan untuk menentukan struktur bawah atau jenis pondasi sebuah bangunan. Data sondir yang diperoleh dapat digunakan untuk menghitung daya dukung tanah. Penghitungan daya dukung tanah merupakan hal yang penting untuk mengetahui kemampuan tanah yang akan digunakan untuk meletakkan struktur pondasi.

Apa Itu Daya Dukung Tanah

Daya dukung tanah adalah kemampuan tanah untuk menopang beban mencakup beban struktur pondasi dan beban struktur atas secara menyeluruh agar tidak terjadi resiko keruntuhan. Nilai daya dukung tanah dibatasi dengan suatu daya dukung batas yaitu keadaan ketika mulai terjadi keruntuhan. Sebelum melakukan pemilihan tipe pondasi yang tepat, Anda tentu wajib mengetahui daya dukung ijin tanah untuk penopangnya yaitu dengan menggunakan jasa topografi. Untuk mengukur daya dukung ijin, persamaan yang sering digunakan adalah persamaan Bula Subramanian dan Meyerhof Begemen Trojiman Kove.

Jenis Pondasi

Pondasi dapat dibuat jika Anda sudah menggunakan jasa soil test untuk mengetahui jenis tanah. Sementara itu jenis pondasi secara umum dikelompokkan menjadi 2 kategori yakni pondasi dangkal dan dalam

  • Pondasi Dangkal

Jenis pondasi ini digunakan jika tanah keras ditemukan di kedalaman kurang dari 2 m atau beban struktur bangunan yang ditopang tidak termasuk kategori beban berat. Pondasi dangkal terdiri dari beberapa jenis yaitu sebagai berikut :

  • Pondasi Telapak

Pondasi ini biasa digunakan untuk bangunan rumah hunian dan gedung bertingkat tetapi yang tidak terlalu besar atau termasuk ringan. Beban bangunan akan langsung ditopang oleh tanah dan struktur pondasi

  • Pondasi Cakar Ayam

Jenis pondasi ini digunakan untuk daerah rawa atau tanah yang memiliki kapasitas dukung 1.5 ton/m2 – 3.5 ton/m2

  • Pondasi Sarang Laba-laba

Jenis pondasi ini berfungsi untuk memikul beban yang terpusat atau kolom dari struktur atas seperti konstruksi bangunan bertingkat 3 atau tingkat 5 misalnya pabrik, menara transmisi, hangar, menara air, dan tegangan tinggi. Pondasi ini menggunakan pelat beton tipis yang di bagian bawahnya dilakukan rib-rib tegak

  • Pondasi Dalam

Pondasi dalam digunakan jika tanah keras dijumpai pada kedalaman 2 meter lebih. Jenis pondasi dalam pada dasarnya dapat digunakan jika saat uji sondir tanah Bandung yang diperiksa adalah tanah keras di kedalaman lebih dari 2 m. Berikut ini adalah beberapa jenis pondasi dalam

  • Pondasi Sumuran

Jenis pondasi ini digunakan untuk tanah keras dengan kedalaman 2-5 meter. Pondasi sumuran dibuat dengan menanam blok-blok beton silinder dan menggali tanah dengan bentuk lingkaran atau sumuran dengan diameter > 0,8 m sampai ke tahap keras. Di bagian atas pondasi sumuran diberi poer yang berfungsi menerima dan meneruskan beban dari pondasi secara merata.

  • Pondasi Tiang

Pondasi tiang terdiri dari beberapa jenis dengan karakterisik masing-masing yaitu sebagai berikut:

  • Pondasi tiang kayu
    • Pondasi tiang beton
    • Pondasi tiang baja
  • Pondasi Caisson

Pondasi Caisson dapat digunakan untuk pondasi dasar bangunan yang digunakan jika tidak memungkinkan memakai cara penggalian terbuka karena ada air naik atau terdapat endapan di dasar pondasi. Jenis pondasi ini juga digunakan jika daya dukung tidak mencukupi menggunakan pondasi tiang atau getaran dan penurunan memegang peranan penting pada pemakaiannya

Demikian beberapa jenis pondasi yang dapat digunakan untuk bangunan. Pastikan Anda melakukan sondir tanah untuk memastikan pilihan pondasi yang sesuai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

phone sms wa Tambahkan Kontak Whatsapp Kami : 082126862689