Pengujian Sondir Syarat Penting Kesiapan Pembangunan Infrastruktur

Sebelum memasuki proses pembangunan infrastruktur, gedung, dan bendungan, Anda harus memiliki kesiapan dan melakukan beberapa pengujian yang nanti dapat menjadi acuan untuk merencanakan pondasi, termasuk pengukuran tanah. Pengujian dapat dilakukan di lapangan secara langsung maupun di dalam laboratorium. Biasanya pengujian di lapangan akan melakukan pengujian dengan alat yang mampu membaca informasi di dalam tanah. Tahap pengujian di lapangan dilakukan sampai pada kedalaman tanah keras atau saat tanah memberikan dukungan yang baik.

Sementara itu proses pengujian jasa topografi di laboratorium umumnya akan memanfaatkan zat cair yang dituang ke tanah sampel untuk melihat kadar air, berat jenis tanah, kandungan di dalam air, dan masih banyak lagi.. CPT (Cone Penetration Test) atau juga sering dikenal dengan istilah sondir merupakan jenis penyelidikan yang umum dilakukan di lapangan. 

Jenis Alat Sondir

Alat sondir bisa dibedakan menjadi 2 yaitu sebagai berikut:

  • Alat Sondir Pengujian Ringan

Alat ini memiliki kapasitas 0-250 kg/cm2. 

  • Alat Sondir Pengujian Berat

Alat ini memiliki kapasitas 0-600 kg/cm2

Tanah yang Cocok Untuk Uji Sondir

Jenis tanah yang biasanya dapat diuji dengan metode sondir adalah tanah yang lunak atau tidak berbatu. Jenis tanah tersebut akan lebih mudah ditembus oleh alat yang digunakan. 

Acuan Uji Sondir

Komponen utama yang digunakan pada proses sondir adalah konus. Konus tersebut akan ditekan ke dalam tanah dan dapat mengetahui karakteristik tanah di setiap kedalaman 20 cm. Hal yang utama diukur dari uji sondir ini merupakan perlawanan gaya ujung yang ingin diambil sebagai gaya tekan atau penetrasi per satuan luas ujung sondir. Besaran gaya tersebut dapat menunjukkan karakteristik tanah serta konsistensi tanah. Acuan yang dapat dilakukan setelah pengujian sondir adalah sebagai berikut:

  • Tanah sangat keras hasil sondir > 150 kg/cm2
  • Tanah keras hasil sondir 50 -150 kg/cm2
  • Tanah sangat kenyal hasil sondr 40 – 80 kg/cm2
  • Tanah teguh hasil sondir 10 – 20 kg/cm2
  • Tanah lunak hasil sondir 5-10 kg/cm2
  • Tanah sangat lunak hasil sondir <5 kg/cm2

Untuk mendapatkan hasil data pengukuran yang akurat, pengujian sondir dari jasa soil test dapat dilakukan secara berulang. Hasil pengujian sondir biasanya akan berupa grafik yang menunjukkan nilai qc. Nantinya laporan tersebut akan dijadikan sebagai acuan untuk tahap selanjutnya atau ditindaklanjuti untuk menentukan desain konstruksi yang sesuai.

Pertimbangan Memilih Pondasi Berdasarkan Hasil Sondir

Jika semua data sondir sudah dilakukan analisis, akan diperoleh jenis pondasi yang paling sesuai dengan kondisi lahan tersebut. Untuk jenis pondasinya dapat menggunakan jenis bore pile atau tiang pancang. Kedua pondasi ini tentu juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing – masing.

Pemilihan pondasi penting dilakukan karena akan berpengaruh terhadap konstruksi itu sendiri dan keadaan di sekitarnya. Jenis pondasi pancang tergolong lebih ekonomis jika dibandingkan dengan jenis bore pile. Tetapi efek getaran pancang dapat terjadi di sekeliling dan beresiko merusak bangunan yang ada di sekitar.

Sementara itu pondasi borepile harganya cenderung lebih mahal tetapi memiliki keamanan yang lebih baik. Jenis pondasi ini tidak akan menyebabkan getaran dan lebih aman untuk area di sekitarnya

Demikian sedikit informasi mengenai sondir tanah Karawang. Saat ini hampir di semua daerah sudah tersedia jasa sondir tanah. Anda dapat mencari jasa yang lokasinya mudah diakses agar dapat melakukan konsultasi sebelum menggunakan jasa tersebut serta bernegosiasi mengenai harga sondir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

phone sms wa Tambahkan Kontak Whatsapp Kami : 082126862689