Mengapa Anda Memerlukan Jasa Soil Test ?

jasa soil test

Coba bayangkan, jika saat ini Anda sedang merencanakan pembangunan rumah atau bangunan, Anda perlu memastikan bahwa tanah yang ada di lahan tersebut cukup kuat untuk menopang bangunan yang akan berdiri di atasnya. Selain itu itu Anda juga perlu menjawab beberapa pertanyaan berikut:

  • Apakah tanahnya aman dan tidak akan bergeser?
  • Apakah tanah keras dari atas sampai ke bawah?
  • Apakah di dalam tanah tidak ada ronga – ronga yang dapat membahayakan bangunan?
  • Apakah desain, ukuran, dan jenis pondasi yang dirancang sudah sesuai dengan jenis tanah?

Jika Anda mengaku belum tahu atau tidak yakin, semua pertanyaan tadi dapat dijawab melalui hasil uji sondir yang dilakukan oleh jasa topografi.

Siapa yang Dapat Melakukan Soil Test?

Jasa soil test atau jasa CPT (Cone Penetration Test) atau jasa sondir merupakan layanan yang dapat membantu memeriksa profil ke dalam tanah yang dinyatakan dengan nilai tahanan selimut dengan nilai tahanan ujing konus, Interpretasi yang tepat terhadap data tersebut bisa digunakan untuk melakukan estimasi profik tanah, kuat geser tanah, kepadatan relatif untuk jenis tanah berpasir, permeabilitas tanah, kuat geser selimut tiang, koefisien konsolidasi, dan kapasitas daya dukung pada ujung tiang

Fungsi Sondir

Sondir menjadi salah satu cara pengukuran tanah untuk memastikan jenis pondasi yang cocok, kedalaman pembuatan pondasi, jenis, dan ukuran pondasi. Data dari soil test yang dilakukan juga dapat digunakan untuk keperluan lain yang masih berhubungan dengan kekuatan tanah

Dalam uji tanah di laboratorium yang diperoleh dari proses pengujian tanah oleh jasa sondir tanah, ada beberapa informasi yang dapat diperoleh yaitu sebagai berikut:

  1. Index Properties
  2. Water Content: perbandingan antara berat kandungan air dan berat tanah kering yang dinyatakan dalam bentuk persen
  3. Wet Density: perbandingan antara berat tanah basah asli per satuan volume yang ditunjukkan dalam satuan gr/cm3
  4. Dry Density: perbandingan antara berat tanah kering tiap satuan volume yaitu dalam gram/cm3
  5. Specific Gravity: nilai berat jenis butiran
  6. Atterberg Limits: liquid limits, plastic limit, dan plasticity index. Test ini dapat mengetahui klasifikasi tanah berdasarkan ketentuan USCS
  7. Degree of Saturation: tingkat kejenuhan tanah atau prosentase berat air yang terdapat di pori –por atau rongga dalam persen
  8. Engineering Properties
  9. Unconfined Compression: diperoleh nilai daya dukung tanah dengan keadaan tanpa tekanan samping yang dinyatakan ke dalam kg/cm2
  10. Triaxial UU Test: pengujian ini dilakukan untuk memperoleh nilai kohesi c dan sudut gelincir dalam dengan tekanan pori dan tanpa tekanan pori yang dinyatakan dalam derajat
  11. Consolidation: pengujian yang dilakukan untuk mendapatkan parameter koefisien konsolidasi dan konsolidasi indeks untuk menghitung penurunan pondasi

Metode pelaksanaan uji laboratorium dari sondir tanah disesuaikan dengan standar ASTM. Untuk lokasi bangunan yang berupa tanah rawa yang tergolong dalam, jenis pondasi yang digunakan biasanya adalah pondasi tiang. Jenis pondasi dapat berupa tiang – tiang pancang atau berupa bor pile.

Tiang pancang cenderung lebih ekonomis jika dibanding bor pile. Namun pemilihan jenispondasi tersebut wajib memperhatikan efek getarannya yang dapat merusak bangunan lain di sekitarnya. Walaupun pondasi bor pile lebih mahal, dalam pelaksanaannya tidak akan menimbulkan vibrasi atau getaran. Bila Anda berencana membangun bangunan di tanah rawa, maka sebaiknya lakukan sondir tanah tersebut dari misalnya sondir tanah Jawa Barat untuk mengetahui secara pasti keadaan tanah di sana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

phone sms wa Tambahkan Kontak Whatsapp Kami : 082126862689