Memastikan Pemilihan Pondasi Bord Pile Dengan Jasa Sondir Tanah

Di Indonesia sudah banyak dijumpai tanah dengan berbagai jenis dan tekstur. Pada pelaksanaan pembuatan pondasi, pemilik lahan maupun arsitek wajib mengetahui tanah yang sesuai untuk mendirikan bangunan dan sesuai dengan kebutuhan proyek. Tetapi yang perlu diingat adalah tidak sembarangan tanah dapat digunakan untuk proses pembuatan pondasi. Oleh sebab itu jasa topografi perlu memeriksa karakteristik tanah tersebut

Jenis Tanah yang Ideal atau Cocok Untuk Membuat Pondasi

Ada beberapa jenis tanah yang cocok untuk tempat meletakkan pondasi yang merupakan dasar bangunan. Berikut ini adalah jenis-jenisnya

  • Tanah Berpasir

Jenis tanah ini memiliki partikel tanah berukuran besar dan berasal dari batuan beku dan batuan sedimen yang mempunyai butiran kasar dan besar atau juga sering disebut dengan krikil

  • Tanah Berbatu

Pemasangan pondasi pada batu tidak perlu Anda khawatirkan karena batu bersifat keras, mampu mengikat, dan menopang beban bangunan di atasnya dengan baik. Tetapi untuk jenis batuan berkapur yang memiliki rongga, stabilitas bangunan wajib diperhitungkan lagi. Pasalnya hal ini dapat membahayakan bagi bangunan

  • Tanah Lanau

Ini adalah jenis tanah yang berada di peralihan antara jenis tanah lempung dan tanah pasir. Dalam kondisi alam, jenis tanah lanau ditemukan dalam kondisi kurang padat atau longgar

  • Tanah Timbunan

Ini adalah tanah yang berasal dari daerah lain. Jadi tanah tersebut dibawa dari tempat lain ke lokasi pembangunan. Kapasitas dukung tanah yang akan digunakan untuk dasar pondasi wajib diperiksa lebih dulu melalui proses soil test yang dilakukan jasa sondir tanah

Pengaruh Kondisi Tanah Terhadap Pondasi

Kondisi tanah tempat meletakkan pondasi dapat memberikan beberapa pengaruh terhadap bangunan. Untuk memudahkan perancangan pondasi, kenali lebih dulu jenis pondasi pada tanah berikut:

  • Tanah Lempung

Jenis tanah ini memiliki sifat mudah menyatu dengan air. Jadi perancangan pondasi untuk tanah lempung tergolong sulit dilakukan. Pada jenis tanah ini sebaiknya Anda menggunakan jenis pondasi dalam supaya tanah tetap kuat meskipun daerah tersebut sering hujan

  • Tanah Batu

Jenis tanah ini memiliki sifat keras sehingga lebih mudah membuat pondasi di atas tanah tersebut. Namun ada pula beberapa batuan yang kurang ramah untuk dibangun pondasi misalnya batu kapur. Perlu perhitungan yang matang untuk membangun pondasi di tanah kapur.

  • Tanah Lanau

Jenis tanah ini dapat menyebabkan penurunan pondasi karena berongga atau kurang padat. Diperlukan pondasi yang bagus dan kokoh jika akan mendirikan konstruksi pada jenis tanah lanau.

Bored Pile merupakan salah satu jenis pondasi yang dapat menyalurkan semua beban konstruksi ke tanah. Pondasi ini memiliki struktur keras sehingga sangat kuat. Pemasangan pondasi ini dilakukan dengan cara mengebor tanah yang akan digunakan lebih dulu. Nantinya lubang di dalam tanah akan diberi rangkaian tulangan dan dilanjutkan dengan pengecoran menggunakan beton. Jika lokasi tanah kurang memunginkan setelah melihat hasil pengukuran tanah, mereka akan menggunakan tiang bored pile untuk pondasi

Keunggulan Pondasi Bored Pile

  • Tidak menciptakan kebisingan, gangguan suara, dan getaran pada proses pemasangannya karena dilakukan secara manual dan tidak makai mesin.
  • Tidak memerlukan beton dalam jumlah banyak
  • Rangkaian tulangan pada penutup tiang lebih sedikit
  • Biaya cukup terjangkau
  • Dapat dikerjakan untuk tempat yang sulit seperti lahan yang kurang rata

Agar lebih mantap untuk menggunakan pondasi bored pile dan mendapatkan konstruksi terbaik, lakukan soil test terlebih dulu melalui jasa soil test yang ada di kota Anda. Jika Anda berada di daerah Karawang, maka sebaiknya pilihlah jasa sondir tanah Karawang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

phone sms wa Tambahkan Kontak Whatsapp Kami : 082126862689