Manfaat Melakukan Sondir Tanah Sebelum Mendirikan Bangunan

uji sondir tanah

Uji sondir atau pengukuran tanah sekarang ini menjadi salah satu uji lapangan yang sudah diakui oleh para pakar dan praktisi geoteknik. Kegiatan uji sondir tersebut sudah menunjukkan manfaat untuk pendugaan profil dan stratifikasi atau pelapisan tanah terhadap kedalaman. Pasalnya jenis perilaku tanah sebenarnya sudah dapat diidentifikasi berdasarkan kombinasi hasil pengujian tahanan ujung dengan gesekan selimutnya.

Hal utama yang biasanya diukur pada proses pengujian sondir dari jasa topografi merupakan perlawanan ujung yang diambil sebagai gaya penetrasi tiap satuan luas penampang qc (ujung sondir). Kadang besarnya gaya tersebut menunjukkan identifikasi jenis tanah serta konsistensinya. Untuk jenis tanah yang berpasir, tanah tersebut memiliki tahanan ujung yang jauh lebih besar dibandingkan tanah butiran halus.

Hubungan Kuat Dukung Tanah dan Data Sondir

Anda dapat mengetahui hubungan nilai tahanan konis dengan konsistensi tanah berdasarkan data berikut:

  • Tanah yang sangat lunak memiliki nilai qc kurang dari 5kg/cm persegi
  • Tanah lunak nilai qc 5 -10 kg/cm persegi
  • Tanah teguh nilai qc 10 – 20 kg/cm persegi
  • Tanah kenyal nilai qc 20 – 40 kg/cm persegi
  • Tanah sangat kenyal nilai qc 40 – 80 kg/cm persegi
  • Tanah keras nilai qc 80 – 150 kg/cm persegi
  • Tanah sangat keras nilai qc lebih dari 150 kg/cm persegi

Pelaksanaan Test Sondir

Test sondir dilakukan oleh jasa soil test dengan acuan prosedur ASTM.D.3441. Ini berarti nilai perlawanan conus dengan nilai hambatan pelekat lokal diamati setiap interval kedalaman tanah 20 cm dengan kecepatan penetrasi ketika pembacaan nilai qc dan fs diupayakan konstan yakni sekitar 2 cm per detik. Pengujian ini dilakukan sampai mencapai kemampuan maksimal alat sondir yaitu nilai tekanan total sama dengan 250 kg per cm persegi atau sampai kedalaman maksimal di bawah permukaan tanah setempat. Untuk hasil tes, hasil tersebut disajikan dalam bentuk grafik atau diagram hubungan kedalaman dengan qc, fs, rasio friksi, dan total friksi

boring soil test
Pemboran tanah untuk SPT dan pengambilan sample tanah

Boring Test

Boring test dalam tes yang dilakukan jasa sondir tanah merupakan proses pengambilan sampel tanah asli untuk mengetahui bagaimana kondisi tanah per layer. Bila memungkinkan akan diambil tanah sampai ke bagian tanah keras. Dalam boring tersebut juga dilakukan dengan Standard Penetration Test (SPT) di setiap rentang 2 meter.

Hal ini mengacu pada prosedur ASTM D.1586 dengan tinggi jatuh bebas hammer 76 cm dan berat hammer sebesar 63,5 kg. Untuk pelaksanaan test biasanya digunakan hammer otomatis. Nantinya contoh tanah yang didapat pada tabung SPT akan dimasukkan ke dalam kantong plastik kemudian diberi label nama sesuai jumlah atau nilai pukulan, nomor bor, dan kedalamannya. Contoh tanah dari SPT tersebut dapat digunakan untuk deskripsi visual dan uji laboratorium jika diperlukan.

Pada tahap uji laboratorium dari contoh yang diperoleh dari pemboran mencakup index properties dan engineering properties. Index properties meliputi kandungan air, nilai berat isi tanah basah, nilai isi tanah kering, nilai berat jenis butiran, derajat kejenuhan tanah, batas cair, batas plastis, dan indeks plastis. Engineering properties meliputi unconfined compression, Consolidation, dan Triaxial UU.

Demikian sedikit informasi mengenai uji sondir tanah. Kegiatan ini biasanya dilakukan oleh orang yang bekerja di bidang geoteknik. Bagi masyarakat umum yang ingin memastikan kualitas bangunannya wajib menggunakan jasa topografi tanah. Jika Anda berada di wilayah Bekasi dan sekitarnya, Anda dapat mencari sondir tanah Bekasi agar dapat lebih mudah untuk mendapatkan layanan soil test yang dibutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

phone sms wa Tambahkan Kontak Whatsapp Kami : 082126862689